BAGIAN KEDUA
MENGHANCURKAN
BELENGGU DIRI
BELENGGU DIRI
Kalau berkehendak menulis, menghasilkan karya tulis, lakukan menulisnya. Pada tahap awal, bisa jadi, berbagai kekurangan terjadi, ya tidak mengapa. Namanya belajar menulis, membiasakan menulis. Jangan menggantang angan; akan menulis anu, menulis ini, menulis ane, dan menulis itu. Selama akan dijadikan sandaran, dipastikan tidak menghasilkan tulisan.
0 Comment to "Menulis: Bagian Kedua Buku “Menulis Menghancurkan Belenggu”"
Post a Comment