Heni Rahmayanti
Mahasiswa Jurusan BSI UIN Malang
MENULIS adalah anugerah yang Allah SWT berikan kepada manusia untuk berkarya demi membangun kecerdasan intelektual melalui membaca sebagai fondasinya. Memperbanyak bacaan akan menambah kosa kata serta membuka wawasan agar lebih luas. Dari kebiasaan membaca muncullah bibit-bibit untuk menghasilkan karya melalui tulisan. Membaca begitu penting kedudukannya dalam proses menulis, sebab dengan demikian akan diraup motivasi dan ide untuk membuat tulisan. Selain dari membaca, lingkungan berkontribusi untuk menelurkan ide. Dan, menemukan dan ”menentukan” ide yang menarik dan cocok bukanlah hal sederhana dalam menulis.
Dalam menulis memang banyak hal perlu diperhatikan, diantaranya yang sangat mendasari adalah ide. Ide dapat muncul kapan saja dan dimana saja penulis berada. Ide itu bersifat tidak terbatas dan imajinatif. Karena itu, bila ide ”melintas” di pikiran, tidak salah manakala dicatat pada buku catatan atau melalui aplikasi ponsel. Dalam mencatat ide, sebaiknya jangan lupa menuliskan waktu dan tempat sebab nantinya akan berguna dalam mengembangkan ide.
Ya, mencatat ide bertujuan untuk mengingatkan kembali ide agar mudah dalam pengembangannya menjadi tulisan. Setelah ide-ide itu terkumpul, barulah penulis memilah ide yang menarik untuk ditulis. Berikut tips dalam menentukan ide menarik dan unik:
Pertama, penulis membuat ide yang biasa-biasa saja atau sudah umum diperbincangkan. Sebelum menuliskan sebuah ide, ada hal-hal yang perlu diperhatikan seperti hal unik apa yang bisa dibahas dalam mengembangkan ide tersebut, perbedaan ide yang kita buat dengan yang lain, dan membuat ide itu tampak lebih spesial dari yang lain. Contoh dari ide yang terlihat unik adalah membangun rumah di dalam kapal pesiar, dikarenakan penghuni rumah suka berpetualang, atau bisa dengan ide membuat perpustakaan berjalan.
Maksudnya adalah membangun perpustakaan kecil di kerumunan orang lalu lalang seperti di terminal dan halte. Faktanya perpustakaan itu luas dan memiliki bangunan yang besar dengan buku yang banyak, namun di sini penulis menyuguhkannya dengan tampilan yang sederhana dan unik yaitu rak yang berukuran sedang dengan buku-buku yang ringan untuk dibaca seperti berhubungan dengan sosial, motivasi, dan hiburan.
Kedua, penulis menciptakan ide yang mengambil dari ide buku yang ia baca sebelumnya. Dapat dikatakan menjiplak ide penulis lain (tidak orisinil). Biasanya hal ini terjadi karena untuk menginginkan popularitas yang sama dengan penulis sebelumnya.
Solusi yang bisa dilakukan adalah memastikan ide yang dibuat belum pernah dibuat oleh penulis lain dan tidak banyaknya orang yang tahu, mengembangkan ide yang ada dalam tulisan tersebut dengan isi cerita yang berbeda (jauh lebih detail dengan bahasa yang indah dan mudah dimengerti), dan buat detail cerita yang lebih kuat dan khusus dalam sebuah kisah tersebut.
Ketiga, ide yang dibuat tidak mensugesti pasar pembaca. Maksudnya adalah pembaca tidak tertarik untuk membaca karya yang sudah kita buat. Itu bisa dilihat dari judul, karakter dan prolog ceritanya. Biasanya pembaca melihat dari judulnya, jika judulnya terkesan biasa saja maka terabaikanlah buku itu. Dan jika sampai prolog, berkelanjutan ke bab sesudahnya sampai ending berarti penulis berhasil membuat pembaca penasaran dengan cerita yang dibuatnya. Jalan keluar atas hal seperti ini adalah selalu up-to-date terkait akan issue apa saja yang telah booming saat ini dan melakukan interview sederhana dengan beberapa pembaca di sekitar kita terkait akan cara penyampaian ide dalam tulisan yang mudah dimengerti.
Keempat, ide yang dibuat tidak bisa dikembangkan atau tidak tahu cara dalam mengembangkannya. Hal ini terjadi karena penulis tidak mau mengeksplor atau mencari detail ide yang mereka temukan lebih jauh. Malas mungkin jadi salah satu faktornya. Jika hal ini diteruskan maka akan berdampak pada isi cerita yang dibuat menjadi membosankan. Pemecahan masalah dalam kasus ini adalah kita harus rajin membaca dan mau critical thinking terhadap apa yang kita baca. Maksud dari critical thinking adalah menganalisa dengan menggunakan sintesis apa isi dari bacaan tersebut dan bisa mengaitkan dengan contoh aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari.
Adapun trik-trik agar ide menjadi menarik:
1. Sering membaca novel dan buku pengarang bestseller.
2. Seringlah berwisata.
3. Sering sharing dengan teman mengenai intrepretasi buku yang sudah dibaca.
4. Sering ikut acara bedah buku atau novel.
Itulah sebagian trik yang bisa dilakukan agar ide selalu berkembang dan tentu saja menarik. Tahap-tahap dari hal kecil sampai hal yang memerlukan biaya untuk melakukannya. Sampailah di penghujung cerita yang dikemas dalam sebuah memori untuk mengingatkan tentang sabda nabi yaitu,”sampaikanlah ilmu walau satu ayat”, yang disini bisa diimplementasikan dengan “tulislah ide walau sepatah 2 kata”.
Keep spirit to make creation and do now!
0 Comment to "Menulis (4.8): Menentukan Ide Menarik dan Unik"
Post a Comment